TAHUKAH ANDA ?
Menjelang pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 april 2009
mendatang di sebagian masyarakat kita masih banyak yang tidak antusias
menghadapi perhelatan akbar 5 tahunan tersebut. Banyak alasan mereka
skeptis menanggapi janji janji perubahan yang dikampanyekan para
parpol peserta pemilu,sebab dari pengalaman mereka banyak hasil dari
pemilu itu yang tidak mampu mewujudkan aspirasi rakyat kebanyakan.
Agaknya penilaian ini bersifat subyektif. Urusan memenuhi kepentingan
dan aspirasi rakyat tentu pandangan masing masing rakyat berbeda
tergantung kebutuhan dan kepentingan masing masing. Seorang petani di
desa yang menghadapi kelangkaan pupuk tiap musim tanam tiba tentu
dengan mudah beranggapan pemilu dan produk pemerintahan sesudahnya
tidak mampu memberi perubahan signifikan bagi pertanian
mereka,ringkasnya apapun hasil pemilu,yang petani tetap jadi
petani,yang kaya tetap kaya,yang miskin tetap miskin dsb. Tapi
setidaknya harus ada perubahan yang mendasar dalam kehidupan
berpolitik dan berbudaya dalam penyelenggaraan negara besar seperti
indonesia ini.
Bukan rahasia lagi kalau di gedung dewan yang mewah dan megah ini
banyak dihuni anggota dewan yang koruptis,padahal otak mereka cerdas
tapi mental mereka kampungan dan jahiliyah,siapa yang salah ? Rakyat
juga yang memilih,dan rakyat juga yang sekarang banyak berpendapat
siapa yang ngasih duit,itulah yang dipilih. Tragis memang,ironis
benar,mengharap perubahan dari pribadi dan lembaga dewan tapi dari
lubuk hati terdalam anak anak bangsa apakah juga mau memperbaiki dan
berintrospeksi diri terhadap diri pribadi mereka ? Inilah saatnya kita
mengacungkan jari telunjuk kita tidak hanya pada orang lain untuk
berbuat baik dan adil,tapi juga pada diri kita dan keluarga sendiri
agar reformasi moral benar benar kolektif atau menyeluruh.walau sistim
pemerintahan kita bukan yang terbaik,kita selalu berharap baldatun
toyyibatun wa robbun ghofuun akan tercapai demi kebaikan kita bersama.
Menjelang pemilu yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 april 2009
mendatang di sebagian masyarakat kita masih banyak yang tidak antusias
menghadapi perhelatan akbar 5 tahunan tersebut. Banyak alasan mereka
skeptis menanggapi janji janji perubahan yang dikampanyekan para
parpol peserta pemilu,sebab dari pengalaman mereka banyak hasil dari
pemilu itu yang tidak mampu mewujudkan aspirasi rakyat kebanyakan.
Agaknya penilaian ini bersifat subyektif. Urusan memenuhi kepentingan
dan aspirasi rakyat tentu pandangan masing masing rakyat berbeda
tergantung kebutuhan dan kepentingan masing masing. Seorang petani di
desa yang menghadapi kelangkaan pupuk tiap musim tanam tiba tentu
dengan mudah beranggapan pemilu dan produk pemerintahan sesudahnya
tidak mampu memberi perubahan signifikan bagi pertanian
mereka,ringkasnya apapun hasil pemilu,yang petani tetap jadi
petani,yang kaya tetap kaya,yang miskin tetap miskin dsb. Tapi
setidaknya harus ada perubahan yang mendasar dalam kehidupan
berpolitik dan berbudaya dalam penyelenggaraan negara besar seperti
indonesia ini.
Bukan rahasia lagi kalau di gedung dewan yang mewah dan megah ini
banyak dihuni anggota dewan yang koruptis,padahal otak mereka cerdas
tapi mental mereka kampungan dan jahiliyah,siapa yang salah ? Rakyat
juga yang memilih,dan rakyat juga yang sekarang banyak berpendapat
siapa yang ngasih duit,itulah yang dipilih. Tragis memang,ironis
benar,mengharap perubahan dari pribadi dan lembaga dewan tapi dari
lubuk hati terdalam anak anak bangsa apakah juga mau memperbaiki dan
berintrospeksi diri terhadap diri pribadi mereka ? Inilah saatnya kita
mengacungkan jari telunjuk kita tidak hanya pada orang lain untuk
berbuat baik dan adil,tapi juga pada diri kita dan keluarga sendiri
agar reformasi moral benar benar kolektif atau menyeluruh.walau sistim
pemerintahan kita bukan yang terbaik,kita selalu berharap baldatun
toyyibatun wa robbun ghofuun akan tercapai demi kebaikan kita bersama.
Artikel Terkait
- Geliat Indramayu
- Geliat Indramayu
- Budaya Cerai Di Kalangan Artis
- BUDAYA CERAI DI KALANGAN ARTIS
- Politik
- POLITIK
- HARI BAIK
- Merebut Tanah Orang Lain
- Ledakan Setara 24 Ton Bom TNT di China, 44 Tewas dan 400 Luka
- Korban Tewas Ledakan Dahsyat di China Jadi 44 Jiwa
- Tiga Hari, 61 Warga Mesir Tewas Karena Gelombang Panas
- Kemenag RI Akan Dirikan Perguruan Tinggi Islam Skala Internasional
- Hamas Mampu Balas Kejahatan Zionis
- POTONGAN KAKI YANG TERCECER DI JEMBATAN KALI JAMURAN
- Mengenal Diri Sendiri
- Allah Menguji Kita
- PEMILU
- PEMILU
- PEMILU
- PEMILU
Komentar