Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

Keluarga Presiden

Advokat dalam Tinjauan Fiqh

Setiap orang yang mempunyai masalah hukum baik terkait hukum pidana
maupun hukum perdata dapat menggunakan jasa advokat. Advokat adalah
orang yang berprofesi memberi jasa hukum baik konsultasi maupun
litigasi (pendampingan di persidangan), dan atas jasa hukum yang
diberikan dia berhak atas honor, terkadang ditambah bonus, yang
disepakati sebelumnya.


Advokat yang mendampingi klien berkewajiban memastikan bahwa proses
hukum yang dijalani oleh kliennya sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan. Dengan demikian kliennya akan mendapatkan keadilan
atas proses tersebut.


Dalam beberapa kasus, baik perkara pidana maupun perdata, advokat
bertindak melampui kewenangannya semata-mata untuk memenangkan
kliennya. Seperti menyodorkan bukti-bukti palsu, mengarahkan
saksi-saksi untuk berbohong, dan lainnya. Apalagi, kebenaran perkara
pidana didasarkan pada kebenaran materiil, dan kebenaran perkara
perdata hanya didasarkan pada bukti-bukti formal.


Pada saat pemerintah dan masyarakat berjihad memberantas korupsi dan
narkoba, justru ada sebagian advokat dengan berdasar asas praduga tak
bersalah berusaha membela matian-matian untuk membebaskannya kliennya
dari jerat hukum, sekalipun dengan cara-cara yang sesungguhnya
melanggar hukum.

Pertanyaan :
1. Bagaimana hukum seorang advokat yang menggunakan segala cara demi
memenangkan kliennya?. Misalnya, dalam perkara perdata dimana pelaku
yang memiliki KTP atau sertifikat tanah yang secara bukti formal benar
akan tetapi sejatinya salah.

2. Apa hukum honor advokat yang membela klien yang terduga salah,
seperti kasus korupsi atau narkoba?

Jawaban :

1. Hukum seorang advokat yang menggunakan segala cara demi memenangkan
kliennya adalah haram. Karena beberapa alasan, diantaranya;
menghalangi pihak lain untuk mendapatkan haknya, terdapat unsur
manipulasi, atau membantu kedzaliman.

2.Pada dasarnya hukum honor advokat adalah halal. Adapun jika advokat
tersebut dalam rangka membela klien yang terduga salah maka diperinci
(tafshil) sebagai berikut: Apabila ia yakin atau punya dugaan kuat
bahwa upayanya adalah untuk menegakkan keadilan maka hukum honornya
halal. Dan apabila ia yakin atau punya dugaan bahwa upayanya untuk
melawan keadilan maka hukumnya haram.

Sumber : Keputusan Bahtsul Masail Muktamar ke-33 NU. Muktamarnu.com

Artikel Terkait

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjuangan

Membeli buah2an di pasar, dimakan enak...enak...enak... Tapi menanam sendiri buah itu,menyirami,memupuk,menyiangi,merawat bunga dan buahnya,kemudian memetik dan memakan buahnya...itulah kenikmatan luar biasa yang dapat membawa kita mengerti arti perjuangan dan pengorbanan. Menuju keberhasilan itu sabar,sabar dan sabar... -- CREATED BY : MUHAMMAD SAROJI

السلام عليكم ورحمة‎ ‎الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله رب العالمين الرحمن الرحيم ملك يوم الدين اياك نعبد واياك نستعين اهدنا الصراط المستقيم صراطالذ ين انعمت عليهم غيرالمغضوب عليهم ولضالي ...

Mawar Putih

Jakarta- Jakarta

Jakarta, ketika malam mulai lengang ketika rembulan tak lagi purnama sayup-sayup terdengar bunyi kendaraan melintas mengusik gendang telinga yang merindukan kesunyian ini malam aku amat lelah ingin benar mata terpejam merengkuh bantal guling menjemput impian tapi suara gaduh tadi siang masih saja terngiang di telinga kegaduhan mesin pabrik klakson mobil bersahutan kemacetan panjang jalan raya hingar bingar musik kenangan masa muda bersatu menjadi satu warna ibu kota, hidup dan kehidupan. Jakarta, di saat menghembus angin dingin yang kering pertanda gersang musim telah tiba telah dua purnama kaki ini melangkah menelusuri detik-detik kehidupan yang tak lagi ramah tak mungkin bukan ? aku mundur ke belakang ? Tak mungkin bukan ? aku harus menyerah dan kalah ? Jakarta, inilah saatnya aku kembali mengeja makna cinta dan kasih sayang yang berdiri menantang di antara dendam dan kebencian ini hidup untuk cinta, tapi cinta apa ? orang rela mati karena cinta merana dan terhina karena cinta. Jakar...

Doa Suci

Sebait doa suci, Seharum kembang mawar dan melati, kembang bidadari di pelaminan pengantin. Lisan fasih berpadu janji, hati bersatu mengarung bahtera dalam biduk abadi. "Sepoi Angin Rindu Oleh Jejaka Impian", mengalun merdu menjadi tembang kesetiaan, dua hati telah bertaut dalam syahdu, bilakah bersatu dalam tali cinta yang abadi. Seharum mawar dan melati, doa suci mengalun menembus batas langit, sepasang merpati putih terbang tinggi, menjemput impian yang tinggal sedetik, sedetik lagi. Mekarlah bunga sekuntum, tumbuhlah benih suci, hamparkanlah perjalanan agung, berjanjilah setia hati. -- © Copyright - All Rights Reserved

The Moon Up the Grave

Looks there are full the moon in the heart..  You come with knifes in your hand.  Kill the hope with the grave.  the moon over the grave. the women death  in your arms. ripple foams.  it is you have looking me at the window.  far a way from my palace. I killed the wolf saw the bloods.  drinking my sould fresh of bloods.  The moon in the grave .  One love start to growth. Full the moon over the graves.  and sounds of voices  wolf in night.  I see you was laughing a roast. love blue with blood of blue Princess and Loves killing rites of secreet in the rib from man of misser Trown white heart of his princess in the moon up the grave (buat sahabatku Hidayatut Thoyyibah .bulan diatas kuburan 2014) Sumber Gambar : http://abuthalhah.files.wordpress.com/2009/01/indahnya-bulan.jpg .

Sahabatku

Usia ini telah menorehkan kenangan tersendiri kenangan tentang kehidupan hitam dan putih secerah warna pelangi. Satu persatu para sahabat tercinta pergi meninggalkan dunia meninggalkan anak dan istri tercinta menuju alam baqa. Barangkali para sahabatku tidak sempat menorehkan tinta emas untuk memberi warna sejarah tapi paling tidak mereka telah berkarya untuk hidup mereka sendiri menjadi orang yang baik di mata keluarga dan orang-orang tercinta. Selamat jalan para sahabatku semoga Tuhan di tangan kananmu sorga di tangan kirimu. ( untuk sahabat-sahabat tercinta : almarhum Ahmad Suhani, Rokhana, Rusmarno, Maryam ). [category personal] [tags sahabat, usia, Tuhan, baqa]

Prahara

Kapankah engkau kan kembali, aku dendam, dicengkramku sebilah pedang, ingin benar nafsu puas menikam, pada engkau biar hilang musnah. Aku mencapai bisu, racun dan darah telah tertumpah, padahal itu lukaku, karena tikaman sendiri, disaat engkau beri saksi, bahwa cinta adalah suci, terlalu suci untuk sekedar aku nikmati. @ Jakarta 6 januari 1992.

Kasih Sayang

Dalam keluarga, anak dan istri adalah sumber kasih sayang. Kepada merekalah harapan dan kedamaian menjadi tumpuan. Ketika sang suami merantau ke kota Jakarta, anak dan istri tak lupa mendoakan. Ketika dilanda kesusahan, merekalah hiburan yang menyejukkan. Anak dan istri adalah permata hati, tempat kasih sayang terjalin rapih, anak dan istri menjadi bukti kasih sayang yang suci.